September Ceria

Agustus tahun ini acara ngaboseh tiap akhir pekan 100% ke luar Bogor. Selepas Idul Fitri acara bertajuk Halal bi Halal dan Memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke 68 diselenggarakan di Hutan Suaka Cangkuang Cidahu Sukabumi sebanyak 43 orang sejak hari Sabtu sudah melakukan aktion dengan Mengkampanyekan Bersepeda kepada para Motoris di Lampu Merah Ciawi. Dengan membagikan sebanyak 68 masker bertemakan ” Untuk Indonesia Yang Lebih Baik, Mari Bersepeda !”.

Dibulan Agustus pula sahabat kita Maya melangsungkan pernikahannya dengan si Mas Boogie, semoga menjadi keluarga yang sakinah mwadah wa rohmah. Amien.

Pada bulan ini pula Topass mengkampanyekan gerakan bersepeda dengan on air di Radio CHERRYBLACK 91,0 FM Bogor.

Menyambut HARLAH TOPASS yang ke 20 maka kepaniatiaan untuk menyambutnya di serahkan kepada Topass Muda untuk suksesnya acara nanti, tentu aki-aki juga akan membantunya sekemampuan aki-aki.

Awal September, Ahad Pertama ini akan Touring ke Taman Topass Gunung Hambalang, sekaligus napak tilas Topass dalam rangka milad ke 20. Bagi yang mau ikut terbuka bagi umum dan kumpul start dari Lapangan Sempur jam 7 isuk-isuk. Kade ulah poho.

Catatan Admin :

Seorang Grand Manajer dari grup Bakri saja mengatakan “…. gowes sepedanya dan kita pun berkawan”. Sangat sederhana ungkapan tersebut sesederhana bersepeda, nggak usah ngeributin sepeda merek apa, speknya bagaimana, harganya berapa. Menciftakan persahabatan semudah menghancurkannya, tapi tinggal pilih, apa mau menciftakan atau menghancurkannya. Jika opsinya sama-sama mudah kenapa harus menghancurkannya.

Seorang pegowes sejati dengan pengalaman yang mumpuni dimana jam totojernya sudah sangat jauh diibaratkan padi yang semakin berisi semakin merunduk. Jika di ibaratkan pohon bambu pohon bambu yang tua semakin besar semakin tinggi dan kuat tapi semakin lentur, dan merunduk pula.  WM sangat terkenal di kalangan penggowes di Kota Hujan, ia menuturkan : …” pesepeda yang baik dalam menularkan virus gowesnya kepada pemula selalu menempatkan diriya di belakang, tidak menunjukkan kekuatan di tanjakan atau medan berat, selalu memberikan spirit dengan kerendahan hatinya dalam hal pergowesan. Hal ini untuk  tidak membuat kapok pemula “.

Akan berbeda dengan para newbie, dimana ia akan merasa bangga dengan pencapaian atas suatu medan yang telah ditempuhnya, nggak usah disanggah, tinggal katakan :”Wah hebat…”!  pujian dengan tulus ini akan melahirkan kemantapannya dalam hal ngagowel sehingga ia akan bertahan lama hingga maniak sepeda. jika seorang newbie dicela atau diremehkan, ia tak akan lama lagi bersepeda dan ujung-ujungnya akan  menggantung sepedanya atau melelangnya di loakan.

Cag ah.

Categories: Komunitas sepeda | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: